Peluncuran Laporan Pemantauan Pendidikan Global UNESCO 2016

Tahun ini istimewa bagi Jakarta. #Jakarta didaulat menjadi satu dari 4 kota di dunia sebagai tuan rumah peluncuran resmi Laporan Pemantauan Pendidikan Global @GEMReport UNESCO 2016 mewakili Asia Pasifik. Selain Jakarta, peluncuran @GEMReport diselenggarakan serempak di London (Inggris), Kigali (Rwanda) dan Medellin (Kolumbia) hari ini, Selasa, 6 September 2016.Kemendikbud RI menjadi tuan rumah peluncuran @GEMReport UNESCO 2016, bersama UNESCO dan Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU). Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Profesor Muhadjir mewakili pemerintah Indonesia dalam meresmikan peluncuran@GEMReport 2016. Mewakili UNESCO adalah ADG Pendidikan Dr. Qian Tang, Direktur UNESCO Jakarta Dr. Shahbaz Khan dan Analis Kebijakan Senior @GEMReport Dr. Manos Antoninis. 

Diskusi panel terdiri dari pakar terkemuka dalam dan luar negeri. Hadir sebagai pembicara adalah Sekretaris Departemen Pendidikan Filipina Dr. Leonor Briones. Pakar Indonesia terdiri dari Menteri BAPPENAS Dr Bambang Brodjonegoro, Staff Ahli Inovasi dan Daya Saing Kemendikbud Dr. Ananto Kusuma Seta dan Ketua Umum KNIU Prof Dr. Arief Rachman. Turut hadir dalam peluncuran ini Dr. Didik Suhardi, Sekretaris Jenderal Kemendikbud.

Laporan GEM 2016, Pendidikan bagi Manusia dan Bumi: Menciptakan Masa Depan Berkelanjutan untuk Semua, menyoroti kebutuhan mendesak peningkatan layanan pendidikan. 

Laporan menunjukkan, angka kelulusan universal pendidikan dasar hanya bisa dicapai tahun 2042, pendidikan menengah pertama (SMP) tahun 2059, dan pendidikan menengah atas (SMA) tahun 2084. Ini artinya, terdapat keterlambatan dalam mencapai Agenda 2030 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan setengah abad kemudian.

Halaman sampul depan @GEMReport UNESCO Global 2016. adalah anak-anak dari Pulau Papan Palau, Sulawesi. Untuk pergi ke sekolah setiap harinya, mereka harus menyeberang jembatan sejauh 1,8 km jauhnya. Sampul muka ini merupakan gambaran paling pas tentang @GEMReport yang ambisius dan menjangkau luas ini. Determinasi yang ditunjukkan oleh Suku Bajo untuk memastikan anak-anak mereka pergi ke sekolah harus menjadi inspirasi bagi kita semua untuk tetap berkomiten pada janji kita semua akan peningkatan kualitas pendidikan. 

Global Monitoring Report Education for All 2015

Laporan GEM 2016 mengkaji kemajuan #pendidikan di bawah agenda 2030. @GEMReport 2016 menggantikan Laporan Global Monitoring Report (GMR) Education For All. Laporan ini merupakan publikasi pertama dari rangkaian 15 tahun. @GEMReport bersifat independen berbasis fakta, diterbitkan tahunan oleh @UNESCO.

Di tahun 2015, hanya dalam jangka waktu sebulan Laporan GMR dikutip lebih dari 1.700 publikasi.Dalam minggu pertama, laporan menjangkau 56 juta pengguna twitter dan diunduh 100.000 kali dalam 3 bahasa kurang dari setahun. #SDG4All

(sumber kemdikbud.go.id)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s