Pedoman Beasisa PPA

BAGI bapak/ibu Kaprodi,tautan berikut barangkali bermanfaat untuk mahasiswanya,silahkan dishare

http://dikti.go.id/wp-content/uploads/2015/02/PEDOMAN-BEASISWA-BBP-PPA-2015.pdf?620690

KUNJUNGAN PGSD UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO (UMP) KE JURNAL PGSD UNIVERSITAS NEGERI MALANG (UM)

Dalam rangka meningkatkan mutu Jurnal PGSD Universitas Muhammadiyah Purwokerto melakukan studi banding ke Jurnal PGSD UM SEKOLAH DASAR, sebagai pengelola jurnal pendidikan dasar terakreditasi dan satu-satunya yang ada di Indonesia.Kunjungan ini diterima oleh pengelola jurnal yaitu Pak Muhana Gipayana,Pak Rumidjan,Bu Ruminati, Bu Endang Setyo Winarni, Bu Sukamti dan bu Jazimah,sedang dari UMP yang berkunjung adalah Pak Sri Harmianto,Pak Karma Iswasta Eka, Pak Sriyanto. Kunjungan ini adalah dalam rangka menimba ilmu bagaimana mengelola jurnal agar bisa terakreditasi. Mudah-mudahan hasil kunjungan ini menjadi sebuah kerja sama yang saling menguntungkan (simbiosis mutualisme) dan juga bermanfaat bagi Asosiasi Dosen PGSD Indonesia. (admin)

IMG_5412

IMG_5413

GRUP SELAIN BBM

Kami mengetahui bahwa tidak semua anggota Asosiasi PGSD Indonesia memiliki id BBM, oleh karena itu kami siapkan alternatif lain untuk mempercepat arus informasi dari Asosiasi. Bagi bapak/ ibu yang ingin bergabung di grup Line silahkan masuk di ASOSIASI PGSD Ind,dengan id saya masih sama eka2001id. Nama ini tidak lepas dari nama email yang saya gunakan untuk memudahkan mengingat jika akan kirim email di eka2001id@live.com. Bagu yang tidak punya id BBM dan id Line silahkan masuk ke Wechat dengan nama id saya eka2001id juga.Terimakasih.Salam Asosiasi.

KAPAN ASOSOSIASI DOSEN PGSD INDONESIA MEMBENTUK LAM.?

Kamis (12/2) di Ruang Rapat Utama Gedung Dikti, Senayan, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohammad Nasir meresmikan Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LEM-PTKes). Didampingi Direktur Belmawa Dikti, Ketua BAN-PT Mansyur Ramli, dan Ketua LEM-PTKes Usman Chatib Warsa, dalam kesempatan ini berlangsung pula siaran pers dan sosialisasi operasional lembaga tersebut.

LEM-PTKes menjadi lembaga akreditasi mandiri pertama di Indonesia yang akan mulai beroperasi mulai 1 Maret 2014. Inisiasi serupa juga akan dibentuk oleh asosiasi profesi bidang keahlian atau program studi lain, seperti teknologi dan ekonomi. Perjuangan masyarakat profesi dalam mendirikan LAM-PTKes ini tidak lepas dari dukungan pemerintah melalui proyek Health Professional Education Quality (HPEQ), Ditjen Dikti Kemdikbud.

“Pada dasarnya, pemerintah mengawal, mendampingi dan menginisiasi model LAM-PTKes sebagai LAM masyarakat, serta melibatkan BAN-PT dalam proses pengembangan system akreditasi,” terang Mohammad Nasir.
Walaupun didirikan oleh masyarakat profesi dari 7 bidang ilmu kesehatan, yaitu kedokteran, kedokteran gigi, bidan, perawat, gizi, farmasi, dan kesehatan masyarakat, namun cakupan LAM-PTKes adalah seluruh program studi kesehatan yang jumlahnya diperkirakan mencapai 2709. ADPGSDI nampaknya sudah perlu juga membentuk LAM PGSD.Setujukah?